5 Tips Keuangan Ketika Menghadapi Badai Resesi Ekonomi

5 Tips Keuangan Ketika Menghadapi Badai Resesi Ekonomi

Tips keuangan yang tepat akan menjadi panduan dalam menghadapi badai resesi. Dalam beberapa tahun terakhir, salah satu masalah yang paling sering dibahas adalah potensi resesi global. OJK juga telah mengeluarkan peringatan tentang potensi resesi dunia, selain Bank Dunia dan IMF.

Ketika ekonomi suatu negara sedang mengalami resesi, itu berarti situasinya sedang tidak kondusif. Berikut beberapa tips manajemen keuangan bagi orang yang mencoba melewati iklim ekonomi yang tidak menentu.

Baca Juga : 6 Cara Budidaya Ikan Lele di Ember Yang Tepat 

5 Tips Keuangan Menghadapi Ancaman Resesi Global 2023

tips keuangan menghadapi resesi ekonomi

  1. Tingkatkan Tabungan Darurat

Cadangan darurat yang lebih besar jika terjadi krisis global merupakan tips yang dapat Anda persiapkan. Dana darurat yang disiapkan lebih dari 12 kali pengeluaran bulanan Anda, dibandingkan dengan kebutuhan rata-rata 3 hingga 6 kali pengeluaran bulanan Anda. Ini diperlukan karena tidak ada yang bisa memprediksi kapan resesi atau krisis ekonomi akan berakhir atau mengembalikan ekonomi ke kondisi sebelum krisis.

  1. Memiliki Asuransi

Ada kemungkinan pendapatan akan turun secara signifikan atau berhenti tumbuh dalam ekonomi yang buruk. Anda tidak perlu lagi khawatir tentang kemungkinan gangguan keuangan yang disebabkan oleh penyakit, kerusakan mobil dan kejadian potensial lainnya karena asuransi dapat menanggung risiko tersebut.

  1. Mengendalikan Arus Kas 

Pengelolaan keuangan karena keadaan ekonomi yang sulit dan tidak stabil memang menjadi hal yang tidak mudah. Tips keuangan berikutnya yaitu dapat mengendalikan arus kas. Pengeluaran harus lebih hemat alis diutamakan untuk barang-barang yang menjadi kebutuhan pokok, bukan hanya sekedar keinginan semata. Dalam menghadapi badai ketidakpastian ekonomi, manajemen pengeluaran dan pendapatan yang tepat pasti akan membantu menjaga kondisi keuangan tetap sehat.

  1. Jauhi Hutang Jangka Panjang

Hindari mengambil utang jangka panjang atau berbasis konsumsi. Alasannya adalah bahwa suku bunga bank biasanya naik secara dramatis selama resesi. Namun, jika Anda sudah memiliki utang jangka panjang, sebaiknya pikirkan taktik untuk bisa mengembalikan utang ke pemasok.

  1. Hasilkan Pendapatan Tambahan

Karena ada kemungkinan besar bahwa pendapatan akan menurun atau hilang selama resesi, memiliki pendapatan tambahan sangatlah penting. Keuangan Anda dapat tetap terkendali dengan bantuan pendapatan tambahan, terutama jika resesi telah menghilangkan sumber pendapatan utama Anda.

Nah, itu dia 5 tips mengatur keuangan yang dapat Anda terapkan guna mencegah kondisi ekonomi semakin terpuruk di tengah resesi. Semoga bermanfaat.