6 Cara Budidaya Ikan Lele di Ember Yang Tepat 

6 Cara Budidaya Ikan Lele di Ember Yang Tepat 

Cara alternatif untuk menghasilkan uang adalah dengan budidaya ikan lele di ember. Metode budidaya ini tidak membutuhkan banyak lahan serta meningkatkan produktivitas. Pada umumnya kolam beton atau terpal digunakan untuk penangkaran ikan lele.

Di sisi lain, budidaya ikan lele di ember merupakan pilihan yang menarik dan menggiurkan bagi Anda yang memiliki lahan terbatas. Selain itu, seiring dengan permintaan pasar yang terus meningkat, terdapat peluang bisnis yang besar untuk ikan lele.

Faktor yang menarik banyak orang untuk memelihara ikan lele di dalam ruangan adalah sebagai berikut:

  • Ikan lele mampu bertahan hidup di perairan dengan kadar oksigen yang rendah.
  • Pemberian makanan yang sederhana
  • Memiliki daya tahan yang cukup kebal terhadap penyakit 
  • Ikan lele dapat dipanen dengan cepat
  • Harga jual lele umumnya konsisten

Baca Juga : 9 Penggunaan Kontainer Bekas 20 Feet Untuk Keperluan Serbaguna! 

Cara Budidaya Ikan Lele di Ember

cara budidaya ikan lele di ember

Berikut beberapa cara budidaya ikan lele di ember yang dapat Anda coba untuk menghasilkan ikan lele yang sehat. 

  1. Persiapkan Bahan dan Material

Anda perlu mempersiapkan diri untuk pembiakan ikan lele dalam ember jika itu adalah sesuatu yang Anda minati. Pertama Anda membutuhkan ember untuk menampung 80 liter, kemudian bibit ikan lele (minimal 60 ekor), dan penutup ember.

  1. Pilih Bibit Yang Tepat

Cara budidaya ikan lele di ember berikutnya yaitu dengan memilih bibit yang berkualitas tinggi untuk mengurangi risiko kegagalan saat beternak lele dalam ember, terutama untuk pemula. Berikut adalah beberapa tips untuk memilihnya:

  • Perhatikan di mana Anda membeli benih dan pertimbangkan peternakan ikan berlisensi.
  • Bibit lele ideal untuk pertumbuhan 5-7cm.
  • Pastikan ikan lele berukuran sama.
  • Tubuh benih ikan lele yang baik biasanya memiliki rasio head-to-body yang seimbang.
  • Pilih benih yang mengkilat, bergerak cepat dan tidak cacat.
  1. Siapkan Ember Penangkaran

Setelah memilih bibit yang tepat, lanjutkan dengan membersihkan dan siapkan ember 80 liter. Lanjutkan dengan menusuk ember untuk menambahkan tanaman sayuran, gunakan gelas plastik yang dilekatkan pada kawat. Agar lele dapat bernapas dengan baik, isi ember dengan air hanya sebagian.

Tambahkan setengah sendok teh garam silangan ke dalam air untuk menyeimbangkan pH dan menghentikan pertumbuhan jamur. Agar lele tidak melompat keluar dari ember, gunakan strimin atau penutup. Jumlah benih lele maksimal 60 ekor per ember. Letakkan ember di dekat rumah di tempat yang bersih dan mendapat sinar matahari.

  1. Menebar Ikan Lele

Menabur ikan atau benih adalah cara budidaya ikan lele yang harus Anda perhatikan. Karena lele muda cenderung sensitif, cobalah menyebarkannya dengan hati-hati. Adapun beberapa tipsnya yaitu suhu air ember perlu disesuaikan. 

Pastikan panas matahari tidak menyebabkan air menjadi terlalu panas. Masukkan ikan lele goreng ke dalam ember dengan benih dan penyimpanan dan biarkan selama 15 menit. Lele akan keluar dari ruang penyimpanan dengan sendirinya dan menetap di lokasi barunya di dalam ember. 

Selain itu, Anda dapat membubarkan lele dengan memiringkan tempat penyimpanan dan secara bertahap menambahkan benih ke dalam ember. Sebarkan benih ikan lele di pagi hari atau larut malam. Karena stres, tidak disarankan untuk menimbun di siang hari. Selain itu, air akan lebih hangat di siang hari daripada di pagi atau sore hari.

Baca Juga : 7 Ide Usaha Dengan Warung Kontainer Yang Menghasilkan Cuan

  1. Merawat Ikan Lele

Perawatan lele dalam ember membutuhkan perhatian, sama seperti perawatan lele di lingkungan lain. Klasifikasi atau pemisahan ikan lele harus dilakukan minimal setiap dua minggu sekali untuk menjaga agar ikan tetap seragam dalam ember dan mencegah kanibalisme.

Cara budidaya ikan lele ini yaitu harus mengganti air ketika mulai berbau tidak sedap atau sekitar 50% dari waktu di pagi atau sore hari. Pilih pakan ikan lele yang tinggi protein dan bergizi, berikan pakan 2-3 kali sehari dan hindari pemberian pakan saat hujan.

  1. Musim Panen

Musim panen lele hanya berlangsung beberapa bulan, dua hingga empat bulan. Untuk jumlah panen yang ideal yaitu 8 sampai 10 panen lele ideal. Jangan lupa untuk mengosongkan ember berisi air dan memindahkan ikan yang akan dikumpulkan ke wadah lain. 

Guna menangkap ikan lele, gunakan gayung atau jaring dan pindahkan dengan cermat. Jika Anda ingin menambahkan benih segar, bersihkan ember dan ikuti prosedur yang sama seperti sebelumnya.

Nah, itu dia informasi seputar 6 Cara Budidaya Ikan Lele di Ember Yang Tepat. Pastikan bisnis ikan lele Anda mendapatkan penanganan yang tepat, agar menghasilkan ternak lele yang memuaskan.

Tinggalkan Balasan