8 Fakta Rumah Prefab Dari Konsep, Harga, Serta Modifikasi

8 Fakta Rumah Prefab Dari Konsep, Harga, Serta Modifikasi

Ingin mengadopsi konstruksi rumah prefab yang bersifat portable, serta cepat dibangun? Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, berikut 10 fakta penting prefab ini akan membantu Anda memberikan keputusan yang tepat.  

8 Fakta Rumah Prefab Dari Segi Harga Hingga Desain

rumah prefab

  1. Konsep Rumah Prefab Bukan Hal Baru

Meskipun mereka telah mendapatkan popularitas dalam beberapa tahun terakhir, rumah prefab sebenarnya telah ada setidaknya sejak 1908, ketika Sears mulai menjual rumah kit. Bahan bangunan dan cetak biru dikirim dengan kereta api ke pemilik rumah, yang kemudian menggunakan kontraktor lokal atau pemilik rumah yang terampil untuk membangun rumah di lokasi.

  1. Rumah Prefab Sama dengan Modular 

Pada saat pengiriman, rumah modular telah dirakit sepenuhnya dengan semua jendela, pintu, dan lapisan interior sudah terpasang. Di lokasi, komponen modular kemudian ditempatkan di atas fondasi. 

Baca Juga : Mengenal Konstruksi Modular Serta Bahan Yang Digunakan 

  1. Dapat Dikostumisasi

6 Inspirasi Membangun Rumah Prefabrikasi Di Indonesia ini merupakan hasil dari kostumisasi bentuk setiap orang. Pikirkan lagi jika Anda percaya bahwa memilih akomodasi prefabrikasi berarti hanya memiliki sedikit pilihan yang tersedia. Anda mungkin memiliki kontrol yang sama atas keputusan desain seperti yang Anda lakukan dalam pembuatan kostum.

  1. Waktu Relatif Cepat 

Membangun rumah tradisional tak dipungkiri memiliki masa waktu yang lama. Hal ini dikarenakan banyaknya prosedur yang harus dijalankan. Berbeda dengan rumah prefab yang tidak membutuhkan banyak fase perakitan, ini akan sangat menghemat waktu serta kebutuhan akan tenaga kerja.

Pekerjaan persiapan, seperti meletakkan fondasi, dapat dilakukan pada saat yang sama karena rumah-rumah prefabrikasi sebagian dirakit di pabrik di luar lokasi, sehingga mengurangi waktu. Mengingat bahwa mereka dikirim sepenuhnya dengan truk, rumah modular sangat cepat. 

rumah prefab

  1. Konstruksi Prefab Lebih Eco-Friendly

Pada tingkat yang berbeda, rumah prefab cenderung lebih ramah lingkungan. Selama konstruksi, gangguan pada lokasi dan area sekitarnya secara signifikan lebih sedikit karena dibuat di pabrik. Rumah modular menghasilkan limbah yang jauh lebih sedikit daripada rata-rata konstruksi lainnya. Beberapa perusahaan desain dan konstruksi pabrikan melangkah lebih jauh dengan menggunakan sumber daya terbarukan dan daur ulang serta efisiensi energi.

  1. Rumah Prefabrikasi Memiliki Biaya Dapat Diprediksi

Biasanya ada beberapa penghematan biaya langsung, tetapi waktu dan biaya yang dapat diprediksi lebih menghemat. Semua keputusan harus dibuat karena rumah sedang dibangun di pabrik sebelum konstruksi dapat dimulai. 

Hal ini memungkinkan pabrik untuk menawarkan harga tetap dan mencegah perubahan biaya yang membuat pengeluaran membengkak. Biaya yang tidak dapat diprediksi tersebut umumnya terjadi pada rumah yang dibangun secara tradisional. Kendati demikian, umumnya harga prefab house jauh lebih terjangkau daripada membeli rumah konvensional.

Baca Juga : 4 Keuntungan Menggunakan Rumah Prefab, Anti Gempa Lho!

  1. Jadwal Penyelesaian Bangunan Dapat Ditentukan

Rumah prefab umumnya dibangun di lingkungan yang terkendali dengan tenaga kerja yang andal dan stabil. Tidak ada dampak cuaca yang mempengaruhi keterlambatan konstruksi serta sedikit dampak subkontraktor.

  1. Modifikasi Mudah Dilakukan

Rumah modular bisa menjadi pilihan yang baik jika Anda ingin memulai dari yang kecil tetapi memiliki fleksibilitas untuk menambahkan lantai atau ruangan lain. Hal ini dimaksudkan bahwa Anda dapat dengan mudah memodifikasi unit ini sesuai keinginan dan kebutuhan Anda. Prefabrikasi cukup fleksibel untuk diterapkan beragam desain.

Demikianlah informasi seputar 8 Fakta Rumah Prefab Dari Konsep, Harga, Serta Modifikasi. Tertarik untuk membangun hunian ini? Nyatanya penggunaan rumah prefabrikasi ini banyak ditemukan di lokasi proyek sebagai rumah sementara. Tidak hanya itu, beberapa daerah rawan bencana mengandalkan tipe hunian ini karena kelebihannya yang tahan gempa.