Memahami Globalisasi : Pengertian, Dampak Serta Karakteristik

Memahami Globalisasi : Pengertian, Dampak Serta Karakteristik

Ungkapan globalisasi mungkin sudah sering terdengar dan terjadi bersamaan dengan pesatnya perkembangan teknologi. Arti globalisasi dapat didefinisikan sebagai proses di mana setiap orang di planet ini terkait satu sama lain dalam hal budaya, adat istiadat, kebiasaan, ekonomi, dan sebagainya. 

Globalisasi adalah hal yang dapat terjadi di hampir semua aspek kehidupan. Akibatnya, selama proses ini, setiap bangsa atau masyarakat di planet ini akan menjadi tergantung satu sama lain, menghasilkan tatanan kehidupan baru. Proses ini memiliki berbagai kualitas dalam banyak hal, namun satu hal yang pasti, ini adalah proses penyebaran cita-cita atau budaya dari satu tempat ke tempat lain. Prosedur ini bisa lambat atau cepat.

Apa Itu Globalisasi?

Setiap bangsa atau masyarakat di dunia memiliki cita-cita yang tercermin dalam budayanya. Kebudayaan dapat berupa usaha, rasa dan pembangunan masyarakat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah hasil dari perbuatan seseorang. Jadi, selama proses pembuatan, rasa dapat mempengaruhi output. Perasaan adalah semua bagian dari ekspresi jiwa yang dapat diartikulasikan oleh manusia. Beberapa dari hal-hal ini akan ditemukan kemudian dalam sesuatu yang dapat diciptakan oleh peradaban.

Pengertian globalisasi merupakan gejala dari penyebaran nilai dan peradaban tertentu yang telah lama diamati di seluruh dunia. Perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai belahan dunia dapat ditelusuri kembali ke awal mula penyebaran peradaban dunia. Cara berkembang biaknya peradaban tertentu pada akhirnya akan menjadi budaya dunia. 

Hal termudah yang dapat Anda lihat yaitu contoh kecil dalam popularitas budaya pop Korea Selatan yang semakin meningkat. Kegemaran yang juga dikenal sebagai Korean wave ini melanda dunia dengan membawa sejumlah nilai budaya ginseng.

Berbagai ahli memiliki pandangan yang berlawanan tentang konsep globalisasi. Jan Aart Scholte mendefinisikan proses ini sebagai peningkatan saling ketergantungan antara aktor negara dan non-negara dalam skala global, sehingga interaksi sosial dalam masyarakat secara mendalam dibentuk dan dipengaruhi oleh dimensi hubungan sosial yang lebih besar dalam skala global. 

Selain itu ada ahli lain yaitu Ritzer yang mendefinisikan globalisasi sebagai penyebaran kebiasaan secara global dan perluasan hubungan antar negara. Proses ini dapat mengarah pada kehidupan sosial dan pengembangan kesadaran global bersama. Melihat kedua definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa globalisasi secara umum mengandung arti difusi nilai dari satu tempat ke tempat lain.

Baca Juga : Awal Mula Ukuran Kontainer, Pertama Kali Diciptakan Tahun 1956

Contoh Globalisasi Di Berbagai Bidang

pengertian globalisasi

Berikut beberapa contoh globalisasi yang terjadi dalam berbagai aspek utama, yaitu:

  1. Aspek Sosial Dan Budaya

  • Budaya asing lebih mudah diterima di dalam negeri.
  • Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.
  • Menjadikan gaya hidup masyarakat lebih maju dan modern.
  • Tren fashion internasional semakin populer.
  • Meningkatkan atau menurunkan standar sosial masyarakat
  1. Sektor Ekonomi

  • Lakukan pembelian dengan kartu kredit atau rekening bank.
  • Gunakan e-commerce untuk membeli dan menjual barang secara online.
  • Pembayaran online.
  • Proses yang mudah untuk mengekspor dan mengimpor barang dari satu negara ke negara lain.
  • Adanya kerjasama ekonomi antar negara di dunia.
  • Adanya kebijakan perdagangan bebas yang mendorong perdagangan internasional.
  • Sejumlah besar produk luar negeri mencapai pasar domestik.
  1. Globalisasi Politik

  • Meningkatkan kontak dan kolaborasi internasional.
  • Partisipasi aktif dalam politik internasional untuk mencapai perdamaian global.
  • Pembentukan organisasi internasional.
  1. Bidang Pendidikan

  • Pertukaran siswa.
  • Kemudahan dalam mengakses internet untuk membantu kegiatan belajar.
  • Belajar dan mengajar dengan teknologi

Karakteristik Globalisasi

globalisasi adalah

  1. Ada perbedaan antara menafsirkan ruang dan waktu.

Globalisasi menghilangkan hambatan geografi dan waktu karena komunikasi dan informasi dapat dipertukarkan dengan mudah dan cepat terlepas dari jarak atau waktu.

  1. Ekonomi saling ketergantungan negara.

Perekonomian negara-negara tersebut saling bergantung karena beberapa produk biasanya diproduksi di negara lain dengan biaya produksi yang lebih rendah.

  1. Pertukaran informasi menjadi lebih cepat.

Ciri utama globalisasi adalah kemudahan dimana informasi dapat diterima dengan cepat dan mudah.

  1. Munculnya masalah umum secara global.

Globalisasi akan mengakibatkan meningkatnya masalah bersama yang akan menjadi tantangan global, seperti pemanasan global, kerusakan lingkungan atau monopoli atas sumber daya tertentu.

  1. Pertukaran budaya.

Globalisasi akan mendorong pertukaran budaya, menghasilkan kontak yang lebih teratur antar peradaban.

  1. Proses komunikasi mudah.

Komunikasi di era globalisasi dapat dilakukan dengan cepat, terlepas dari jarak atau waktu, dan dalam sekejap melalui perangkat seluler dan Internet.

  1. Keterbukaan di semua aspek.

Ciri globalisasi selanjutnya adalah keterbukaan di segala bidang, termasuk politik, sosial budaya dan ekonomi.

Dampak Positif Globalisasi 

  1. Perubahan nilai dan sikap

Globalisasi mengubah nilai-nilai sosial budaya seperti gaya hidup, mentalitas, ilmu pengetahuan dan teknologi bangsa-bangsa canggih lainnya. Tingkatkan etos kerja Anda, seperti bekerja keras, disiplin, mandiri, wajar dan sportif dan sebagainya.

  1. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi

Kehidupan sosial ekonomi yang lebih produktif, sukses dan efisien dapat ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Selanjutnya, perkembangan teknologi komunikasi, informasi dan transportasi telah mempermudah kehidupan manusia, misalnya mobilitas yang tinggi, karena perjalanan dari satu tempat ke tempat lain lebih cepat dan lebih mudah untuk memperoleh informasi dan pengetahuan.

  1. Segalanya menjadi lebih baik

Globalisasi memiliki potensi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pariwisata. Selanjutnya, proses ini berkontribusi pada perluasan pasar produk internal. Ini merupakan indikator yang baik karena manufaktur dalam negeri dapat bersaing di panggung global. Akhirnya, kehidupan membaik dan kemajuan negara semakin cepat.

dampak negatif globalisasi

Dampak Negatif Globalisasi

Adapun dampak negatif globalisasi yang merusakan tatanan kehidupan, yaitu:

  1. Hilangnya nilai-nilai budaya asli

Ciri-ciri berikut menunjukkan hilangnya budaya asli:

  • Menghancurkan nilai-nilai budaya asli seperti gotong royong, solidaritas, kepedulian dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam situasi/darurat tertentu seperti penyakit, kecelakaan atau tragedi, hanya beberapa individu yang dapat mengelolanya.
  • Cara berpakaian orang Barat dalam kaitannya dengan budaya negara.
  • Meniru perilaku yang tidak diinginkan dan kebarat-baratan.
  • Dalam budaya Barat, salam diganti dengan ciuman di pipi kiri dan kanan.
  • Meniru cara berpakaian idola dari luar, yang bertentangan dengan gaya berpakaian Indonesia.
  1. Perubahan gaya hidup

  • Individualistis.
  • Pragmatis, yaitu terlibat dalam kegiatan yang menguntungkan.
  • Materialis, karena mengukur sikap dengan materi.\
  • Hedonisme, diartikan sebagai keinginan akan gaya hidup mewah dan mewah karena kedudukan sosial seseorang ditentukan oleh kekayaannya.
  • Konsumsi, yang mengacu pada praktik konsumsi yang melebihi batas.
  • Sekuler, tertarik pada dunia tetapi tidak tertarik pada cita-cita agama.
  1. Adanya eksploitasi sumber daya 

Banyak industri yang tercipta karena globalisasi. Pembangunan industri dapat merusak lingkungan dalam berbagai cara, termasuk konversi lahan, eksploitasi sumber daya, dan pencemaran air dan udara.

Demikianlah informasi seputar Memahami Globalisasi : Pengertian, Dampak Serta Karakteristik. Berdasarkan dua pertimbangan tersebut, globalisasi memang dapat memberikan sejumlah manfaat. Namun, disisi lain juga berpotensi merugikan. Kendati demikian, bila semua faktor ini dikelola dengan benar, hasil positif tentu dapat dihasilkan.

Tinggalkan Balasan