Mengenal 3 Jenis Hujan Serta Proses Terjadinya Hujan

Mengenal 3 Jenis Hujan Serta Proses Terjadinya Hujan

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa hujan ketika Anda masih kecil?. Bagaimana air jatuh dari langit dan membasahi permukaan bumi?. Jenis hujan serta proses terjadinya bisa menjadi sumber dari banyak pertanyaan Anda. 

Hujan tidak turun begitu saja, ada proses yang memungkinkan turunnya hujan. Seiring bertambahnya usia dan semakin banyak belajar, maka Anda akan menyadari bahwa hujan tidak turun begitu saja. Terdapat jenis hujan serta proses yang memungkinkan turunnya hujan.

Hujan adalah jenis presipitasi atau pengendapan cairan atau padatan, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Jerman (BMKG). Ini terbentuk ketika kondensasi awan jatuh di permukaan bumi. 

Siklus air, yang sering disebut dengan siklus hidrologi, berdampak pada curah hujan. Siklus hidrologi adalah serangkaian proses di mana air bergerak dari atmosfer ke bumi dan kemudian kembali. Mari kita lihat lebih dekat tahapan proses terjadinya hujan.

Baca Juga : Memahami Reaksi Oksidasi Beserta Contoh Nyata

Proses Terjadinya Hujan

proses terjadinya hujan

Jelaskan proses terjadinya hujan mulai dari evaporasi, transpirasi, kondensasi, adveksi, dan presipitasi adalah lima fase siklus hujan. Berikut cara kerjanya:

  1. Evaporasi

Fase penguapan adalah fase pertama dari siklus hujan. Penguapan air oleh sinar matahari dikenal sebagai penguapan. Perubahan wujud air dari cair menjadi gas karena adanya penguapan. Karena panas, molekul-molekul dalam air bergerak lebih cepat dan saling bertabrakan. Uap air terbentuk ketika beberapa molekul terpisah dari molekul lain.

  1. Transpirasi

Penguapan air dari tumbuhan melalui stomata, atau mulut daun, dikenal sebagai transpirasi.

  1. Kondensasi

Di awan, uap air yang naik akan mengembun (berubah dari uap menjadi air karena pendinginan). Pengaruh suhu udara yang rendah pada ketinggian tersebut menyebabkan terjadinya perubahan bentuk.

  1. Adveksi

Karena perubahan tekanan udara, adveksi adalah aliran horizontal air dalam bentuk padat, cair atau uap melalui atmosfer. Proses adopsi membantu dalam mengangkut air dari satu tempat ke tempat lain. Air yang menguap di atas lautan tidak bisa jatuh seperti hujan ke bumi tanpa adveksi.

  1. Presipitasi

Jelaskan proses terjadinya hujan terakhir yaitu situasi di mana hujan mulai turun. Curah hujan adalah proses di mana uap air yang mengembun mengembun dan jatuh sebagai hujan di permukaan bumi. Hujan dapat mengambil berbagai bentuk, termasuk air hujan, hujan es, dan hujan salju. Sekitar 300 kilometer kubik hujan turun setiap hari.

Baca Juga : Magnet : Sifat Magnet, Bentuk Serta Jenisnya Lengkap!

Jenis Hujan

Tahukah Anda bahwa jenis hujan cukup bervariasi. Berikut ini beberapa tipe hujan yang dapat Anda pelajari.

  1. Hujan Zenithal (Hujan Konveksi)

jenis hujan

Hujan ini terjadi ketika angin pasat timur laut dan tenggara bertabrakan, menyebabkan gumpalan berkembang dan naik vertikal karena paparan panas di atas awan. Proses ini menurunkan suhu awan dengan massa yang banyak, sehingga terjadi kondensasi. Akhirnya hujan turun karena air yang terkumpul sudah mencapai titik jenuh. 

Hujan ini dikenal sebagai hujan zenith karena jatuh di atas ekuator hipotetis atau ekuator. Karena intensitas matahari yang sangat besar di iklim tropis, hujan zenithal sering terjadi. Diagram berikut menggambarkan diagram:

  1. Hujan Orografis

jenis hujan orografis

Jenis hujan ini terjadi ketika udara yang mengandung uap air ditiupkan angin ke lereng gunung. Kondensasi terjadi ketika suhu di lereng gunung semakin dingin. Awan muncul karena proses kondensasi dan jatuh dalam bentuk hujan. Hujan orografis adalah hujan yang jatuh pada sisi yang bersilangan, sedangkan pada sisi yang berlawanan bertiup angin kering yang tidak membawa uap air. Daerah bayangan hujan adalah bukit yang berdekatan. Pada diagram di bawah ini, Anda dapat melihat diagram proses orografis hujan.

  1. Hujan Frontal

hujan frontal

Hujan frontal adalah jenis hujan yang jatuh di depan langit akibat tumbukan dua massa udara yang berbeda suhu. Pada diagram di bawah ini, Anda dapat melihat diagram proses hujan frontal.

Nah, itu dia penjelasan seputar Mengenal 3 Jenis Hujan Serta Proses Terjadinya Hujan. Jadi, hujan tidak turun begitu saja dari langit. Kira-kira jenis hujan apa yang paling umum di daerah Anda?.

Tinggalkan Balasan