Mengenal Kapal Kontainer, Masuk Kategori Kapal Besar Di Dunia Lho!

Mengenal Kapal Kontainer, Masuk Kategori Kapal Besar Di Dunia Lho!

Setiap hari, barang dalam jumlah besar tiba di berbagai pelabuhan dalam bentuk peti kemas yang diangkut dengan kapal kontainer dari seluruh dunia. Kontainer tertutup ini kemudian dimuat atau diturunkan langsung ke truk atau rel kereta api dari kapal. Kontainer dapat diangkut melalui banyak moda transportasi, proses yang dikenal sebagai transportasi antar moda, dan kapal yang membawanya dikenal sebagai kapal kontainer.

Kapal kontainer adalah kapal kargo non curah yang mengangkut barang-barang kering dalam peti kemas. Faktanya, peti kemas digunakan untuk mengangkut 99 persen dari semua kargo non-curah, dengan satu kapal peti kemas menyumbang 90 persen dari total. Kontainerisasi mengacu pada proses pengiriman barang dalam kontainer antar moda.

Kapal-kapal besar ini mengangkut barang dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain sesuai dengan rute dan jadwal yang telah ditentukan. Ini penting dalam perdagangan global karena kemampuannya untuk mengangkut sejumlah kecil material secara efisien dan tepat waktu. Transportasi ini sebenarnya merupakan bagian terbesar dari perdagangan global, membawa barang-barang konsumen yang sudah jadi ke seluruh dunia.

Pengertian Dan Cara Kerjanya

Sesuai dengan namanya, kapal ini dirancang terutama untuk mengangkut barang dalam jumlah besar yang dikemas dalam berbagai jenis peti kemas (kapal). Containerization adalah proses pengangkutan barang dalam wadah tertentu.

Kapal kontainer adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mengangkut barang. Kapal-kapal ini memungkinkan untuk mengangkut barang dalam jumlah besar secara bersamaan, yang secara efektif mengubah perdagangan global.

Kapal Kontainer

Sejarah Kapal Kontainer

Salah satu kemajuan paling signifikan dalam industri perkapalan adalah pengenalan transportasi peti kemas. Kapal peti kemas, yang merupakan jenis kapal kargo, telah merevolusi cara pengiriman dan pengangkutan pasokan barang ke seluruh dunia, memastikan keselamatan dan keamanan pasokan barang yang diangkut. Saat ini, beberapa perusahaan transportasi terbesar berspesialisasi dalam kargo peti kemas.

Kapal kontainer pertama diperkenalkan pada awal 1950-an dan terutama dimaksudkan untuk membawa gerbong barang dari kereta barang. Kendaraan pengangkut ini dapat dibongkar muat dari kapal menggunakan crane dan sistem ramp.

Meskipun sistem derek terus memainkan peran penting dalam pemuatan dan pembongkaran peti kemas ke dan dari ruang tunggu kapal, inovasi teknologi telah memungkinkan teknik yang relatif lebih layak. Kontainer diamankan di tempatnya menggunakan pengikat khusus dan peralatan penanganan kargo.

Baca Juga : 10 Fakta Pengetahuan Umum Yang Mengejutkan, Kamu Sudah Tahu?

Kapal kontainer membawa sebagian besar kargo non-bulk di laut lepas. Di dunia saat ini, alat transportasi laut ini membawa sekitar 90% dari semua kargo non-bulk. Kapal ini adalah salah satu alat transportasi barang jadi yang paling umum di seluruh dunia. Kontainer ini memiliki ukuran umum yang memungkinkan mereka untuk dengan mudah diangkut dalam berbagai moda transportasi. Transportasi ini dapat membawa hampir apa saja barang berukuran besar.

Kapal peti kemas telah tumbuh dalam ukuran sebagai akibat dari peningkatan permintaan pasar, peningkatan kapasitas angkut, peningkatan efisiensi operasional dan perbaikan dalam operasi lingkungan dan pengoperasian kapal peti kemas dalam pelayanan. Dibandingkan tahun 1968, daya angkut peti kemas kapal peti kemas meningkat lebih dari 1.200 persen. Mereka telah meningkat dalam hal teknologi dan efisiensi bahan bakar dari waktu ke waktu.

Kapal kontainer adalah hal yang umum karena dibangun untuk membawa muatan sebesar mungkin. Daya dukung kapal peti kemas diukur dalam satuan setara dengan dua puluh kaki, atau TEU, dengan kapal peti kemas terbesar membawa hingga 15.000-16.000 TEU. Transportasi ini tergolong ke dalam beberapa kapal terbesar di dunia karena kapasitas kargo mereka yang sangat besar.