Mudik Pakai Mobil Manual? Pahami 3 Pelanggaran Berikut Ini! 

Mudik Pakai Mobil Manual Pahami 3 Pelanggaran Berikut Ini! 

Apakah Anda memiliki rencana untuk mudik dengan membawa kendaran pribadi? Jika ya, bagi Anda yang membawa kendaraan mobil manual, Anda harus memahami beberapa kesalahan berikut ini. 

Saat berkendara dengan mobil bertransmisi manual, ada sejumlah tindakan yang dianggap “ilegal”. Ini karena sejumlah faktor, termasuk keamanan dan kemampuan untuk meningkatkan biaya saat bepergian. 

Jika Anda berencana mudik melalui jalur darat serta ingin membeli mobil, perhatikan kondisi mobil bekas yang aman untuk mudik, agar Anda tidak tertipu. Keselamatan menjadi nomor satu agar dapat berkumpul dengan sanak saudara di hari raya nanti.

3 Kesalahan Mengendarai Mobil Manual 

mudik dengan mobil manual

  1. Sering Menggunakan Setengah Kopling

Pengemudi mungkin tidak tahu bahwa dia sering menekan pedal kopling tetapi tidak mencapainya saat memindahkan gigi. Ketika kebiasaan kaki dibiarkan menggantung tanpa ada gerakan pada pedal kopling atau digunakan sebagai gerakan untuk menanjak dan berhenti dan macet, aktivitas ini bisa saja terjadi.

Jangan terbiasa dengan hal ini karena akan menyebabkan kerusakan komponen karena kopling akan bergesekan, yang mengakibatkan transfer daya ke roda menjadi buruk. Perilaku ini harus dihindari dari sudut pandang kehidupan komponen karena tidak menguntungkan.

Menggantung pedal kopling, selain setengah kopling, sama berbahayanya dengan setengah kopling. Ini menyebabkan gesekan yang tidak perlu di kopling. Juga bukan ide yang baik untuk menekan pedal kopling terlalu banyak karena dapat membuat bantalan pelepas dan lapisan kopling lebih cepat aus.

Akibatnya, gunakan kopling hanya jika benar-benar diperlukan. Perlu diingat bahwa tidak seperti rem, kopling dirancang untuk membatasi kecepatan mobil, jadi sebaiknya gunakan kopling untuk umur panjang komponen.

Baca Juga : Fitur Bluelink Hyundai Creta, Mobil Dengan Teknologi Masa Kini! 

  1. Terus-Menerus Menginjak Rem

Jika Anda mengendarai mobil manual, jangan terlalu sering menginjak rem, terutama saat berhadapan dengan turunan dan kendaraan bermuatan. Ini berbahaya karena rem digunakan berulang kali, menghasilkan gesekan dan panas berlebih pada komponen. Akibatnya, rem Anda akan mengalami blong atau tidak berfungsi dengan baik. 

Selain menekan pedal rem saat turun atau lambat, Anda juga bisa menggunakan teknik engine brake atau memperlambat dengan menggeser persneling ke posisi lebih rendah. Rem mesin diyakini lebih aman karena tidak terlalu membebani komponen rem. Gunakan rem Anda dengan hemat, tetapi selalu utamakan keselamatan.

  1. Lupa Mengganti Gigi

Hal lain yang tidak disarankan oleh pengemudi mobil manual adalah lupa mengganti persneling saat di jalan. Biasanya merupakan ide yang baik untuk menyesuaikan peralatan Anda dengan kondisi jalan.

Misalnya, karena bukitnya tidak terlalu curam, Anda bisa melewatinya dengan gigi 2 atau 3. Namun, jika tanjakannya curam dan mulai dari posisi diam, lebih baik masuk ke gigi satu. Jika jalurnya datar dan kosong, misalnya di jalan tol, Anda bisa mengemudikan mobil di gigi tertinggi dengan putaran mesin konstan. Hal ini direkomendasikan karena dapat mengurangi konsumsi bahan bakar saat berkendara.

Nah, itu dia penjelasan mengenai Mudik Pakai Mobil Manual? Pahami 3 Pelanggaran Berikut Ini!. Pastikan Anda mematuhi segala peraturan perjalanan yang ditetapkan pemerintah, agar keselamatan menjadi prioritas utama.

Tinggalkan Balasan