Simak! Pengertian Serta Cara Membuat Daftar Pustaka Buku 

Simak! Pengertian Serta Cara Membuat Daftar Pustaka Buku 

Cara membuat daftar pustaka menjadi salah satu topik yang banyak dicari oleh orang. Daftar pustaka adalah daftar referensi untuk sebuah karya atau tulisan. Dengan kata lain, ketika merujuk pada tulisan atau karya orang lain, daftar pustaka harus disediakan, dan ketika mengutip tanda, juga harus dibuat daftar yang memberikan informasi tentang siapa dan topik apa yang dirujuk. Referensi buku sering dikenal sebagai referensi, memberikan pembaca informasi yang cukup tentang sumber referensi sehingga setiap pembaca dapat memahaminya.

Apa Itu Daftar Pustaka?

Kita harus menyediakan tulisan yang berasal dari sumber yang benar saat membuat laporan ilmiah. Untuk itu diperlukan daftar pustaka dalam penulisan ilmiah. Daftar pustaka adalah daftar buku atau bahan lain yang digunakan dalam studi ilmiah. Nama lain yang terdapat dalam daftar pustaka antara lain referensi, tautan, dan sumber pustaka. Sumber suatu artikel ilmiah biasanya dicantumkan pada halaman terakhir.

Penulisan sumber pustaka dalam karya tulis ilmiah memiliki beberapa manfaat, antara lain membuktikan bahwa data yang dikumpulkan akurat, berpegang pada prinsip penulisan ilmiah, mengungkapkan rasa terima kasih kepada penulis atau peneliti sebelumnya, dan menunjukkan bahwa kami mendukung gagasan penulis.

Baca Juga : Simak! 6 Cara Membuat CV Yang Baik Dan Benar 

Tujuan Penulisan Daftar Pustaka

Sebelum beralih ke cara membuat daftar pustaka, Anda harus memahami tujuan dari penulisan sumber pustaka itu sendiri, yaitu: 

  1. Menguatkan Hasil Tulisan Anda

Oleh karena itu, ingatlah untuk menyebutkan sumbernya saat mengutip sebuah artikel.

  1. Menghindari Tuduhan Plagiarisme

Penulisan sumber pustaka juga berusaha untuk menghindari tuduhan plagiarisme dengan memastikan bahwa publikasi ilmiah adalah otentik.

  1. Menghargai Penulis Sebagai Sumber Informasi 

Diyakini bahwa Anda mengenali bahwa ide atau kutipan yang Anda tulis berasal dari pemikiran orang lain, sekaligus menghormati karya ilmiah penulis lain dengan memberikan referensi.

  1. Membantu Pembaca Mempelajari Lebih Lanjut

Pembaca yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang sumber bacaan mereka dari publikasi ilmiah biasanya melakukannya. Referensi ini memudahkan pembaca untuk menemukan sumber publikasi ilmiah baru.

Cara Membuat Daftar Pustaka Yang Benar

cara membuat daftar pustaka yang benar

Dalam penulisan referensi, ada berbagai faktor yang perlu diperhatikan, antara lain:

  1. Daftar pustaka disusun menurut abjad nama belakang penulis.
  2. Bila penulisnya sama, maka disusun atas dasar publikasi yang awal.

Referensi harus mencantumkan nama pengarang, tahun terbit/terbit, judul buku atau kajian ilmiah, tempat terbit dan nama penerbit.

  1. Cara membuat daftar pustaka buku

Berikut ini adalah format umum membuat daftar pustaka buku: 

Nama, Nama Keluarga (Tahun). Judul buku. Penerbit buku.

Jadi, inilah elemen-elemennya:

  • Nama Penulis

Pertama tulis nama belakang penulis, lalu koma, lalu inisial namanya. Judul penulis tidak boleh dicantumkan dalam daftar pustaka jika buku memuatnya.

Contoh:

Lestari, Dewi.

Hanya nama penulis pertama yang dibalik jika ada dua atau lebih nama penulis yang tercantum dalam sumber yang dirujuk; sisanya berlebihan. Ingatlah untuk memisahkan penulis kedua dan ketiga dengan “dan”.

Contoh: Lestari, Dewi dan Selo Soemardjan

Lestari,Dewi. Selo Soemardjan., dan Marta Susilo.

Jika buku referensi yang Anda gunakan memiliki lebih dari tiga penulis, balikkan nama penulis pertama dan tambahkan “dan teman” di akhir (dan teman).

Contoh : Lestari, Dewi dkk.

  • Tahun Terbit

Setelah nama penulis, masukkan tahun penerbitan buku yang Anda gunakan sebagai referensi, diikuti dengan tanda kurung buka dan tutup.

Contoh: Hirata, Andrea. (2006).

  • Judul Buku

Setelah menuliskan nama penulis dan tahun buku diterbitkan, tuliskan judul buku tersebut. Ingatlah untuk menggunakan huruf miring atau italic saat menul

Contoh: Hirata, Andrea. (2006). Sang Pemimpi.

  • Tempat Publikasi

Beri tanda titik dua setelah tempat penerbitan buku yang Anda kutip sebagai referensi.

Contoh: Hirata, Andrea. (2006). Sang Pemimpi. Yogyakarta:

  • Nama Penerbit

Nama penerbit terakhir ditulis dalam daftar pustaka yang diambil dari sebuah buku.

Contoh: Hirata, Andrea. (2006). Sang Pemimpi. Yogyakarta: Bentang.

  1. Membuat Daftar Pustaka Dengan Angka Dalam Nama Penulis 

Tulis angka pada nama penulis setelah menjabarkan nama penulis tersebut.

Contoh: Clayton Michael., IV. (1997). A Guide to The Beach. Hawaii: Tripleday.

  1. Tidak Tercantum Nama Penulis

Langsung menuliskan judul buku, tahun terbit, dan lokasi terbit.

Contoh: Ten Thousand Reasons. (2010). Heatherton, Perth: Australia.

daftar pustaka

  1. Daftar Pustaka dari Beragam Jenis Buku Dengan Penulis Sama

Jika karya ilmiah Anda menggunakan banyak buku dengan penulis yang sama, maka tautan pustaka buku dapat diurutkan berdasarkan tahun penerbitan yang pertama.

Contoh: Clayton, W. (1997). Introducing Internal Communication. Victoria: Communication Society of Australia, Queensland Division.

Clayton, W. (1997). Introducing Internal Communication. Victoria: Communication Society of Australia, Queensland Division.

  1. Penulis Organisasi

Buku yang ditulis oleh sebuah organisasi atau institusi maka, penulisannya dapat mencantumkan nama Organisasi, tahun terbit, Judul buku, Tempat terbit dan nama organisasi yang bertanggung jawab.

Contoh: Communication Society. (2019). How To Communicate With Parents. New York, Qld.: Communication Society.

  1. Daftar Pustaka Dengan Edisi Buku

Adapun penggunaan buku dengan berbagi edisi, maka Anda dapat mencantumkan Nama penulis, tahun terbit, judul buku (edisi ke), tempat Terbit dan Penerbit.

Contoh : Ranshaw,V. (2014). Communication Science: A Guide to Conducive Communication (4th ed). Brisbane: Communication Society of Australia, Queensland Division.

  1. Diambil dari Buku Yang diedit oleh Editor

Bila buku yang Anda gunakan merupakan buku yang diorganisir atau diedit oleh editor, maka tulis di daftar pustaka dengan urutan seperti berikut: Nama editor (Eds). (Tahun terbit). Judul buku. Tempat terbit: Penerbit.

Contoh: Friedman, S. & Wachs, T.D. (Eds). (1999). Measuring environment across the lifespan: Emerging methods and the concepts. Washington, D.C.: American Psychology Association.

  1. Penggunaan Buku Berseri

Buku yang dijadikan referensi memiliki beberapa seri, maka tulis di daftar pustaka dengan urutan: Nama belakang penulis, Inisial. (Tahun terbit). Judul buku. Nama Seri. Tempat publikasi:Penerbit.

Contoh: Friedman, S. & Wachs, T.D. (Eds). (1999). Emerging methods and the concepts. Series in affective science. Washington, D.C.: American Psychology Association.

  1. Sumber Dari Buku Elektronik (e-book)

Bila Buku hanya bisa diakses secara daring, atau menggunakan E-book, maka cukup tuliskan: Nama belakang penulis, Inisial. (Tahun terbit). Judul buku. Tempat terbit: Penerbit. Tersedia dari nama database atau url.

Contoh: Willmott, W. (2004). Rocks and landscapes of the national parks of Southern Australia (4th ed). Brisbane: Geological Society of Australia, Queensland Division. Tersedia dari NetLibrary database.

Namun, jika link yang Anda berikan hanya mengarahkan pembaca bagaimana cara mengakses buku tersebut, bukan membukanya secara daring, maka tuliskan “tersedia dalam”.

  1. Daftar Pustaka Dari Buku Terjemahan

Jika buku yang Anda jadikan referensi merupakan buku terjemahan, maka tuliskan nama pengarang asli. (Tahun terbit). Judul buku dan inisial penerjemah diikuti nama penerjemah. Tempat terbit: nama penerbit terjemahan.

Contoh: Doe, John. (2006). Sistem Informasi dan Komunikasi. (M. Harianto, Terjemahan). Jakarta: Gramedia.

Demikianlah informasi seputar Pengertian Serta Cara Membuat Daftar Pustaka Buku. Semoga artikel ini dapat memberikan Anda manfaat. Selamat belajar!

Tinggalkan Balasan