Tangga Nada Diatonis Mayor: Pengertian, Ciri-ciri & Susunannya

Tangga Nada Diatonis Mayor Pengertian, Ciri-ciri & Susunannya

Tangga nada diatonis mayor mungkin sering Anda dengar, terutama ketika lagu yang cenderung menyenangkan diputar. Namun, apakah Anda tahu apa itu maksud dari tangga nada? Tangga nada adalah susunan berlapis yang diturunkan dari nada-nada utama suatu sistem nada. Mulai dari nada dasar hingga nada oktaf yaitu do, re, mi, fa, so, la, si, do. 

Adapun pendapat beberapa ahli yang menjelaskan bahwa tangga nada merupakan sebuah susunan satu nada yang dikemas menggunakan rumus interval satu nada. Rentang rona adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jarak antara dua nada. Akibatnya, rentang nada adalah ruang antara dua nada. Jarak bervariasi, beberapa memiliki jarak, yang lain memiliki jarak 1 dan beberapa memiliki jarak 2. Ini akan menentukan variasi nada dan jenis tangga nada yang dibuat berdasarkan jarak ini.

Sementara itu, ada tiga jenis tangga di tangga. Di antaranya adalah tangga nada diatonis, pentatonik dan komatis. Tangga nada ini merupakan alat musik yang dapat membuat sebuah lagu terdengar serasi dan indah. Tangga nada, seperti yang disebutkan sebelumnya, adalah pengaturan beberapa nada dari sebuah lagu yang diurutkan.

Mengenal Tangga Nada Diatonis

Tangga nada diatonis merupakan tangga nada yang pertama. Dalam satu oktaf, ada tujuh nada berbeda dalam tangga nada ini. Sebuah nada akan diulang pada akhir dari tujuh nada. Oleh karena itu, jarak antara nada dan nada diatonis adalah satu setengah kali jarak antara nada dan nada diatonis. C mayor adalah salah satu contoh nada diatonis. Catatan ini diawali dengan huruf do, diikuti dengan huruf A minor, yang diawali dengan huruf A.

Diatonis adalah konsep dasar dalam teori musik. Khususnya dalam musik Barat, seperti yang diproduksi di Eropa. Tangga nada diatonis kemudian dibagi menjadi dua kategori yaitu tangga nada diatonis mayor dan minor. Berikut penjelasan mengenai Tangga Nada Diatonis Mayor: Pengertian, Ciri-ciri & Susunannya

Tangga Nada Diatonis Mayor

tangga nada diatonis mayor

Tangga nada diatonis mayor adalah Salah satu nada yang sering digunakan dalam musik. Dalam diatonic mayor, jarak antar nada atau not adalah 1-1-½-1-1-½. C mayor adalah salah satu contoh nada mayor diatonis. Lakukan, re, mi, fa, tahu, la, si, buat skala ini.

Ciri-Ciri Tangga Nada

Adapun ciri-ciri tangga nada diatonis mayor yaitu:

  • Memiliki sifat riang gembira
  • Penuh semangat
  • Umumnya diawali dan diakhiri dengan nada do

Namun, dapat dibayangkan, untuk memulai dengan nada 5 (g) atau 3 (mi) dan diakhiri dengan 1(do). Tangga nada mayor digunakan dalam bagian-bagian lagu berikut:

  • Bangun Pemuda Pemudi
  • Berkibarlah Benderaku
  • Gebyar Gebyar
  • Bintang kecil
  • Balonku
  • Yamko Rambe

Perbedaan Diatonis Mayor Dan Minor

Nada minor diatonis, berbeda dengan mayor yang bahagia. Nada diatonis minor terdengar kurang energik dan cenderung berunsurkan kesedihan. Adapun interval tangga nada minor yaitu 1, 1/2, 1, 1, 1/2, 1, 1. Lagu yang menggunakan tangga nada ini biasanya diawali dan diakhiri dengan la. Berikut beberapa contoh lagu yang menggunakan tangga nada minor.

Tangga nada diatonis minor digunakan dalam lagu-lagu daerah berikut:

  • Syukur
  • Bagimu Negeri
  • Indonesia Pusaka
  • Ambilkan Bulan
  • Lagu Es Lilin
  • Kole-kole

Tinggalkan Balasan